STRATEGI DAN TANTANGAN IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 GEMOLONG

Main Article Content

Abdul Aziz Faqih

Abstract





Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif strategi implementasi profil pelajar pancasila (profil pelajar pancasila) dalam pembelajaran intrakurikuler pendidikan agama islam di SMA Negeri 1 Gemolong. Fokus penelitian mencakup analisis mendalam terhadap tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran, serta identifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang bersifat pedagogis, kultural, dan institusional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi partisipatif di kelas XI E selama setengah semester, wawancara semi-terstruktur dengan guru pai, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan peserta didik, serta analisis dokumentasi kurikulum operasional satuan pendidikan (kosp) dan modul ajar pai. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data dianalisis secara interaktif menggunakan model miles dan huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi implementasi   profil pelajar pancasila telah terintegrasi secara sistematis. Pada tahap perencanaan,   profil pelajar pancasila diintegrasikan ke dalam modul ajar per bab. Pada tahap pelaksanaan, keenam dimensi   profil pelajar pancasila diinternalisasikan secara bertahap melalui (a) pembiasaan (doa, tadarus, cek kebersihan) dan (b) metode pembelajaran yang berpusat pada siswa, seperti diskusi kelompok dan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning). Pada tahap evaluasi, guru menerapkan asesmen formatif (keaktifan, observasi ibadah) dan asesmen sumatif yang tidak hanya berbentuk tes tulis, tetapi juga penilaian proyek karya siswa. Faktor pendukung utama adalah sinergi antara pelatihan guru dan budaya sekolah yang kuat (program 5S dan status sekolah adipangastuti). Faktor penghambatnya meliputi tantangan pedagogis dalam adaptasi guru terhadap kurikulum baru, keragaman karakter dan motivasi peserta didik, serta kendala sarana (renovasi masjid).





Article Details

Section

Articles

References

Adisel, A., Aprilia, Z. U., Putra, R., & Prastiyo, T. (2022). Komponen-komponen pembelajaran dalam kurikulum 2013 pada mata pelajaran IPS. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 5(1), 86–94. https://doi.org/10.31539/joeai.v5i1.2854

Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university: What the student does (4th ed.). McGraw-Hill Education (Open University Press).

Dewantara, A. W. (2015). Pancasila sebagai pondasi Pendidikan Agama di Indonesia. Jurnal Ilmiah CIVIS, 5(1), 1–14.

Dolong, J. (2016). Sudut pandang perencanaan dalam pengembangan pembelajaran. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran, 2(1), 48–56.

Haryanto. (2020). Evaluasi pembelajaran (konsep dan manajemen). UNY Press.

Huda, M., & Kartanegara, M. (2020). Islamic Ethics and Character Education: Reflecting on the Concept of Adab in Ibn Miskawayh’s Thought. Global Journal of Al-Thaqafah, 10(1), 25–36. https://doi.org/10.7187/GJAT072020-3

Huda, M., Qodir, A., & Ahmad, A. (2022). Digital literacy challenges and opportunities for Islamic boarding schools (Pesantren) in the disruptive era. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 10(3), 731–752.

Irawati, Iqbal, M., & Hasanah, A. (2022). Profil Pelajar Pancasila sebagai upaya mewujudkan karakter bangsa. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 125–131. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.2541

Jasuri. (2015). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 1–18. https://doi.org/10.14421/jpi.2015.81.1-18

Jenjang, D. I., Zubaidillah, M. H., Ahim, M., Nuruddaroini, S., & Amutai, D. S. (2019). Analisis karakteristik materi pelajaran Pendidikan Agama Islam. ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 20–30.

Kemendikbudristek. (2022). Dimensi, elemen, dan subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka 2. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.

Lubis, M. A., Wekke, I. S., & Ngalimun. (2022). Integrating Religious Moderation into the Islamic Education Curriculum in Indonesia: Challenges and Opportunities. QIJIS (Qudus International Journal of Islamic Studies), 10(1), 1–24. https://doi.org/10.21043/qijis.v10i1.10342

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Mona, F. M., Sa’adah, N. A., Arriza, V. O., & Syaifuddin, M. (2025). Aktualisasi Adab Pembelajar di Era Digital Dalam Kajian Surat Al-Kahfi Ayat 66. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 65–79. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i1.462

Muhaimin. (2004). Wacana pengembangan Pendidikan Islam. Pustaka Pelajar.

Nisa, Z. (2022). Implementasi keterampilan pembelajaran abad 21 berorientasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran projek penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP Al-Falah Deltasari Sidoarjo.

Rachmawati, N., Marini, A., Nafiah, M., & Nurasiah, I. (2022). Projek penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam implementasi kurikulum prototipe di sekolah penggerak jenjang sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 3290–3299. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2513

Rusnaini, R., Raharjo, R., Suryaningsih, A., & Noventari, W. (2021). Intensifikasi Profil Pelajar Pancasila dan implikasinya terhadap ketahanan pribadi siswa. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(2), 230–245. https://doi.org/10.22146/jkn.67613

Sahin, A. (2018). Islamic education and the paradigm of lifelong learning. British Journal of Religious Education, 43(3), 312–325. https://doi.org/10.1080/01416200.2018.1493269

Sitompul, E., Dhieni, N., & Hapidin, H. (2022). Karakter gotong royong dalam paket pembelajaran Sema. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3326–3336. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2372

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryaman, M. (2020). Orientasi Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar. Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 13–28.

Suwartini, S. (2017). Pendidikan karakter dan pembangunan sumber daya manusia keberlanjutan. TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 4(1), 209–216.

Widiatmaka, P., Mujahidah, N., Rahmap, R., & Arifudin, A. (2023). Pendidikan karakter melalui karang taruna untuk membangun karakter sosial pada generasi digital native. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 1–11. https://doi.org/10.21831/jpk.v14i1.53697